Wednesday, September 3, 2008

PJTKI DI JATIM 90% KATEGORI HIJAU
Senin, 26 Maret 2007 22:31:56

Kepala Administrasi Balai Pelayanan dan Penempatan TKI (BP2TKI), Drs Widodo ditemui di kantor BP2TKI Jagir Surabaya, Senin (26/3) mengatakan, kategori diberikan berdasarkan penilaian survei BP2TKI setahun sekali dengan hasil tiga kategori yakni kategori hijau berarti PJTKI tidak bermasalah atau sudah memenuhi syarat, kuning PJTKI berarti kurang memenuhi syarat serta merah berarti PJTKI melanggar aturan administrasi serta bermasalah. ”Di Jatim, untuk kategori merah tidak ada, karena jika PJTKI itu dalam kategori merah maka sudah harus ditutup atau dicabut izinnya,” katanya.
Dalam pelaporan, setiap setahun sekali PJTKI di Jatim wajib melaporkan keberadaannya dengan menyerahkan retribusi atau pajak kepada Disnaker Jatim. ”Dalam pelaporan tahunan itu, Disnaker akan mengecek ulang keberadaan PJTKI dan melihat berbagai fasilitas penampungan yang dimiliki PJTKI. Jika tidak sesuai, maka akan diberi sanksi,” ujarnya.
Dalam pendirian PJTKI di Jatim, persyaratan harus sesuai ketentuan Disnaker dan Depnaker RI serta mempunyai hubungan dengan PJTKI di luar negeri. Hal ini sesuai UU Ketenagakerjaan No 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Di Luar Negeri serta Perda Jatim No 2/2004 tentang hal yang sama. ”Disnaker tidak akan mempersulit proses pendirian PJTKI jika sesuai aturan dan memenuhi administrasi,” imbuhnya
Berdasar data BP2TKI 2006, PJTKI penampung tenaga kerja terbanyak adalah PT Sinar Harapan Indah berjumlah 11.443 TKI tersebar di Malaysia, Taiwan dan Brune Darussalam. *(mlk)

http://www.yip.co.id/about_us.php

No comments: